thoughts on the appetizing food scene of Jogja

Jaket Lemak Saya

In Random on November 16, 2010 at 11:12 am

Di majalah Men’s Health U.S. edisi November, editor-in-chief David Zinczenko membuka majalah dengan tulisan berjudul ‘The Fat Suit’. Zinczenko mengajak para pembaca untuk membayangkan seorang designer yang menciptakan sebuah garmen yang luarbiasa mengerikan. Ketika memakai jaket ini, risiko terkena penyakit jantung akan meningkat dua kali lipat, risiko diabetes meningkat lebih dari 1000%, dan jaket ini akan meningkatkan kemungkinan untuk mati akibat kanker menjadi 62%. 1/3 populasi Amerika telah memakai jaket ini. Dan ketika pemerintah AS mulai turun tangan menhadapi permasalahan yang disebabkan oleh sang jaket, masyarakat AS justru balik membela diri dengan dasar emansipasi dan empowerment. Menurut Zinczenko, inilah Amerika circa 2010. Ketika membaca tulisan ini saya bagaikan anak berumur 10 tahun yang membaca novel Goosebumps; bulu kuduk saya merinding dan saya ketukan. Saya tidak bisa berhenti membayangkan berapa besar probabilita saya terhadap semua dewa kematian di atas.

Karena saya juga memakai jaket ini. Ini saya, circa 2010.

Dua tahun lalu saya berhasil memangkas jaket ini sebanyak 30kg. Tapi setelah saya ingat kembali, diet saya cukup berbahaya. Pola makan saya sangat parah; selama periode tertentu bahkan saya hanya makan satu buah mangga ukuran besar untuk satu hari. Olahraga yang saya lakukan hanyalah jogging dan lari. Entah berapa banyak muscle mass yang telah hilang bersama dengan jaket saya pada waktu itu. Saya masih ingat betapa berkurangnya energi saya akibat kurangnya nutrisi dari makanan yang saya konsumsi. Saya masih ingat jatuh pingsan ketika berjalan ke WC hingga akhirnya membennturkan kepala di jendala hingga berdarah. Saya masih ingat semuanya. Diet saya tidak benar. Alhasil jaket saya kembali menambah ketebalan sebanyak 20kg. Tidak ada pilihan lain selain mencari jalan untuk menghilangkan jaket ini. Entah designer mana yang harus saya pakai. Tapi kecintaan saya terhadap makanan (dan diri saya tentunya) terlalu besar untuk membiarkan jaket ini membunuh saya.

Bagi Anda yang kenal dengan saya, dan pernah melihat saya tentunya, mungkin akan terbahak-bahak ketika membaca bahwa majalah langganan saya adalah Men’s Health. Saya sama sekali bukan the men’s health man -seolah-olah majalah ini hanya saya baca sembari buang air besar di toilet dan tidak menerapkan konten majalah sama sekali. Saya tidak mau beralasan, tapi percayalah, hal itu sangat susah. Bayangkan sudah berhasil membuang jaket yang sudah susah payah dilepas dari badan ini, lalu tukang pos tiba-tiba mengetuk pintu depan rumah dan berkata “Paket mas. Ada kiriman jaket buat mas nya.” Dan sekarang jaket itu pun kembali saya pakai lagi. Setelah membuang jaket 30kg saya, saya mendapat kiriman jaket 20kg. Tapi saya tidak mau berhenti berusaha melepasnya, karena sekali lagi, kecintaan saya terhadap makanan dan raga saya ini terlalu besar untuk menyerah.

David Zinczenko secara resmi saya jadikan salah satu idola saya. Men’s Health menjadi majalah yang saya tunggu-tunggu setiap bulannya. Dan begitu membuka majalah saya akan langsung membaca tulisan pembuka yang ditulis olehnya. Bagi saya, dia tidak kalah hebat dengan Obama. Pertama, karena dia berusaha menyadarkan kita bahwa kita harus mulai menentukan pilihan fesyen kita dengan lebih baik; pilih garmen yang akan membuat tubuh mu terlihat sempurna. Dan yang ke-dua, karena Zinczenko mengakhiri artikelnya dengan kalimat-kalimat ini,

“I’m not saying you should hate fat people. You shouldn’t hate anyone. But loving your fellow men means pointing out when they’re harming themselves -and showing them a better way.”

Ian Prasetyo, 16 November 2010

Advertisements
  1. ahahahahaha belly fat, tp nda cuma belly ya ;p

    semangat ian! diet yang bener! =D
    goodluck!

  2. Great essay! Me so likey!

  3. cool! ps. aku juga suka baca men’s health punya om ku kalo lagi boker..hahaha..nothing but they r too HOT!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: